Ekowisata Mangrove Pancer Cengkrong, Trenggalek, Jawa Timur


Sudah bosan dengan aktivitas kantor? Atau sudah bosan dengan keruwetan lalu lintas di kota? Apalagi sudah tanggal tua dan mengalami gejala kanker “kantong kering”?

Mangrove Pancer Cengkrong bisa menjadi alternatif tujuan ekowisata bagi Anda. Kawasan ini terletak di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur. Dari Kota Tulungagung, lokasi ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Lokasi tersebut terletak di sebelah selatan kawasan Wisata Pantai Karanggongso dan Pantai Prigi.

Biaya yang dikeluarkan juga tidak mahal, apabila menggunakan sepeda motor, Anda cukup mengisi bensin sampai full. Untuk menikmati keindahan ekosistem mangrove, saat ini pihak pengelola belum memungut biaya masuk. Menurut informasi yang saya peroleh dari Kelompok Masyarakat Pengawas Kejung Samudra, lokasi tersebut direncanakan untuk dijadikan lokasi ekowisata secara resmi, bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Daerah Trenggalek. Tidak jauh dari lokasi tersebut juga sedang dibangun Jembatan Damas yang menghubungkan Ruas Jalur Lingkar Selatan.

Jembatan Kayu Mangrove Pancer Cengkrong
Untuk menikmati keindahan dan keanekaragaman jenis mangrove, Anda tidak perlu bersusah payah melewati tanah berlumpur karena telah dibangun jembatan kayu sepanjang kurang lebih 114 meter. Spesies mangrove yang bisa Anda temui Antara lain Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Ceriops tagal, Avicennia alba, Excoecaria agallocha dan Aegiceras corniculatum. Ada pula spesies Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Bruguiera sexangula dan Xylocarpus moluccensis, namun untuk menemukan spesies tersebut Anda harus melewati tanah berlumpur.

Apabila Anda belum puas, Anda bisa berkeliling melewati sungai-sungai kecil di kawasan tersebut menggunakan perahu. Anda bisa menyewa milik nelayan setempat atau Anda bisa berkunjung ke Pos POKMASWAS Kejung Samudra. Apabila Anda ingin menyusuri sungai tersebut, saya sarankan pada pagi atau sore hari sehingga Anda dapat melihat berbagai jenis burung pantai. (video berikut memperlihatkan sebagaian pemandangan yang dapat Anda nikamati ketika naik perahu. Berbagai jenis tiram, udang, kepiting dan ikan kecil juga ada. Apabila Anda ingin menikmati makanan atau minuman yang terbuat dari mangrove, Anda bisa memesannya di POKMASWAS Kejung Samudra. Ibu-ibu di POKMASWAS Kejung Samudra biasanya suka membuatnya misalnya sirup mangrove atau cemilan dari kerang-kerang kecil.

Setelah puas menikmati keindahan mangrove, Anda bisa menikmati keindahan pantai di depan Pos POKMASWAS Kejung Samudra. Apabila masih belum puas lagi, saya sarankan Anda menuju Pantai Karanggongso. Pantai berpasir putih yang sangat indah. Di sana tersedia penyewaan perahu serta berbagai jenis makanan dan minuman. Dan Anda akan lebih puas apabila datang ke lokasi tersebut pada saat musim durian yang biasanya jatuh pada sekitar bulan Februari sampai April. Di sepanjang jalan menuju kawasan tersebut ada banyak kios yang menjajakan durian, manggis, dan salak yang bisa Anda jadikan oleh-oleh ketika pulang.

Gambar Pantai Karanggongso

Catatan yang paling penting katika Anda menikmati Kawasan Mangrove Pancer Cengkrong adalah “JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN”. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. INGAT, semua keindahan alam tadi tidak akan terlihat indah lagi apabila ada sampah di mana-mana.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Terima kasih.

By dennyhellmanda90

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s