15 Cara Dan Teknik Hacker yang sering di Pakai dalam Menembus Database


 

 

15 Cara Dan Teknik Hacker yang sering di Pakai dalam Menembus Database -Salam KREATIF Sahabat JURNAL sekalian. Puji Syukur Atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Atas Belas Kasihannya Serta Bimbingan Dan Pertolongannya Kepada Kita Semua,sehingga kita dapat Berjumpa Kembali.

Untuk Semua Sahabat kreatif JURNAL apa Kabarnya? Semoga Dalam Keadaan Sehat Selalu Sehingga dapat Berjumpa Kembali Di Postingan JURNAL.

Pada Perjumpaan Kali ini JURNAL Akan Mencoba Menshare Dan Memposting Tentang:

15 Cara Dan Teknik Hacker yang sering di Pakai dalam Menembus Database

 

Dalam Sebuah Website terdapat sebua database yang jika di artikan dalam bahasa indonesia yaitu basis data yang merupakan suatu kumpulan dari data yang tersimpan dan diatur atau diorganisasikan sehingga data tersebut bisa diambil atau dicari dengan mudah dan efisien. Dalam database sebuah website, sama dengan semua struktur yang saling tersusun dan saling berinteraksi sehingga ia dapat menyimpan data dan melakukan pengelolah data dalam bentuk Visual internet.

 

Berbicara tentang database rasanya tidak hanya di situ saja ada beberapa permasalahan yang perlu di tanggapi ketika database tersebut mempunyai keamanan data atau bug yang dapat di tembus para hacker. Biasanya hacker tidaklah seperti yang kita duga bahwah sanya mereka bukanlah seorang penjahat. Tapi mereka melakukan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengecek sistem keamanan sebuah website tersebut. Lain halnya dengan seorang Cracker yang meng crack sebuah data.

 

Nah, tentang sebuah database seorang hacker dapat menembus sistem pertahanan dengan beberapa cara dengan tujuan untuk menembus ataupun menyusup dan memberitahu celah / bug sebuah website tersebut bahkan juga merusak suatu website adalah sebagai berikut:

 

  • FTP Attack merupakan sebuah menyerang FTP server ini rata-rata yang tujuan adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service yang merupakan Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol yang serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root- acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang.

    kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang admin dan inilah yang membuat server FTP menjadi rawan untuk dimasuki yaitu Tidak pernah atau jarang mengupdate versi server dan mempatchnya adalah Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce attack atau menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan, dan mengetahui atau mensniff informasi yang berada dalam sistem.

  • IP Spoofing merupakan kegiatan pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacke melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.

    IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker mengakali packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.

  • Flooding & Broadcasting merupakan kegiatan menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classi Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying dan Seorang attackerla yang dapat melakukannya . Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.

    Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran atau volume. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.

  • Unix Finger Exploits merupakan kegiatan seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar memberitahu password dan kode akses terhadap system. Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.

    Utility ini juga menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha cracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup

  • HTTPD Attacks merupakan kegiatan attacker dalam menambahkan errors pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer- overflow dapat memberikan attacker akses ke command prompt untuk menemukan tempat overflow yang sesuai.

    dalam hal ini Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam yaitu buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.

  • TCP/IP Sequence Stealing merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Passive Port Listening and Packet Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Intercep Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.
  • port scanning merupakan kegiatan seorang attacker yang dapat melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port dan mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.
  • Selective Program Insertions Selective Program Insertions merupaka serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh sebuah program penghancur, seperti virus, worm dan trojan pada system sasaran. program penghancur ini sering juga disebut malware. Program- program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai
    dengan membuka backdoor.
  • Remote File System Attack merupakan kegiatan Attacker dapat dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file.Protocol untuk tranportasi data tulang punggung dari internet adalah tingkat TCP (TCP Level) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis Antara network dan host.
  • Remote Command Processing Attacks merupakan kegiatan seorang hacker Attacker yang menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya. Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network)
  • Fragmented Packet Attacks merupakan kegiatan yang mana hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama dari TCP.

    Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya.Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket yang dipecah cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol.

  • E-mail Exploits merupakan Penyerangan email yang dapat membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah. Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah, serangan tingkat transportasi, memasukkan berbagai macam kode dan memanfaatkan sosialisasi secara fisik.
  • DNS and BIND Vulnerabilities merupakan kegiatan mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System dan aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi yang mana kerawanan krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).
  • Password Attacks merupakan serangan yang dilakukan terhadap password seperti menebak, brute force, cracking dan sniffing. salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password. seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut.

    menjaga password dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal.

  • Proxy Server Attacks merupakan salah satu kegiatan untuk menghambat respon dan proses dari host dalam sebuah jaringan. Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai kekuasan untuk membaca dan menulis yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.

 

Nah, bagaimana? Semoga dapat di mengerti dan hafal serta tanggap dalam berbagai kegitan hackers sehingga dapat mengklasifikasi berbagai permasalahan pada sebuah server database dalam website dan juga bagi anda yang ingin menjadi seorang hacker dapat di mulai dengan mengetahui teknik-teknik di atas.

SEMOGA BERMANFAAT & SALAM KREATIF

By dennyhellmanda90

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s