Sampingan

Peningkat performa yang paling instan dan kerap menjadi pilihan adalah knalpot. Tidak hanya mengharapkan tenaga naik, tunggangan juga terlihat makin gaya. Wajar bila akhirnya saluran gas buang keluaran aftermarket masih menjadi pilihan speedgoers.

Termasuk oleh pengguna Kawasaki Ninja 250 FI, salah satu knalpot yang beredar khusus untuk motor ini adalah Pro Speed yang di-develop oleh Bie Hau. “Ya sebelumnya kami sudah mengeluarkan knalpot untuk Ninja 250 dan KLX 150,” jelas pria yang meriset sendiri knalpotnya dan langsung diproduksi di Taiwan.

Khusus Ninja 250 FI ada dua tipe yaitu Blue Series dan New Black Series, dengan material pipa dan silencer berbahan stainless steel.  “Alasan saya produksi di Taiwan karena dapat material yang unik, stainless steel tapi mirip titanium,” yakin Bie Hau. Khusus tipe New Black Series bagian ujungnya asli dari karbon. Kedua tipe knalpot yang dijual Rp 3,2 dan 3,8 juta ini akan kita coba.

Berbekal Kawasaki Ninja 250 FI standar milik Loepold Sudaryono salah satu staff Asia Foundation yang baru ditebus beberapa bulan silam, pengetesan dilakukan diatas mesin dynamometer berlabel Dynojet milik Aerospeed 74 dibilangan H. Nawi Raya no.74, Jaksel.

Pengukuran semua plug n play tanpa ubahan setingan mesin, dites dengan dan tanpa dB killer. Semua mulai dihitung pada putaran 4000 rpm dengan posisi gigi 4, setiap pengantian di-running sebanyak 5 kali dan diambil yang terbaik.

Dalam kondisi standar motor yang akan digunakan dalam pengetesan terbaca memiliki tenaga 25,62 dk/11.200 rpm, torsi 16,86 Nm/10.200 rpm.

Blue Series
Bentuk segi enam pada silencer ditambah warna bergardasi biru seakan membuat kental nuansa speedgoers sejati. Suara pun lebih lembut, bisa dibilang merdu. Kondisi pakai dB killer tenaga naik jadi 29,04 dk/11.600 rpm. Torsi 19,75 Nm/8.400 rpm.

Lanjut melepas dB killer, suara memang agak sedikit lebih nyaring, namun tetap merdu. Namun Tenaga sedikit naik dan torsi turun tidak signifikan, jadi 29,34 dk/10.400 rpm dan torsi 19,57 Nm/8.600 rpm.

New Black Series
Bagian silencer sedikit lebih pendek dan mengerucut ke arah pipa knalpot, lalu ujungnya atau bahasa kerennya tip end, pakai karbon bikin tampilan lebih sporty. Suara juga lebih nyaring. Saat pakai dB killer tenaga yang dihasilkan 29,05 dk/11.400 rpm dengan torsi 19,68 Nm/8.800 rpm. Ketika lepas dB killer, tenaga yang dihasilkan jadi 28,90 dk/11.400 rpm dan 19,22 Nm/8.400 rpm.

Kesimpulan

Pengaplikasiakan kedua knalpot di atas menunjukan peningkatan tenaga yang cukup signifikan dari kondisi standar, perihal terjadi perubahan jika menggunakan dB killier maupun tidak merupakan pilihan, karena dari fungsinya membuat suara lebih adem.

Bentuk grafik juga lebih rata disetiap rentang rpm, berbeda jauh dengan kondisi standar. Hal istimewa lainnya yaitu tidak terjadi ledakan pada knalpot setiap menutup gas.

Test Knalpot Pro Speed Ninja 250 Injeksi, Tenaga Naik dan Enggak Nembak!

By dennyhellmanda90

2 comments on “Test Knalpot Pro Speed Ninja 250 Injeksi, Tenaga Naik dan Enggak Nembak!

  1. Sy pemakain prospeed black series_
    ϔªπğ jd sy pertanyakan_ knp knalpot pd FI umumnya nembak nembak_terlihat dr video ϔªπğ saya liat itu tdk.
    Upaya ϔªπğ sy sdh lakukan_
    -perapatan di tiap sambungan dgn siler
    -penyumpatan pd selang Ais…
    Tapi tetap saja_begitupun knlpot prospeed kawan sy_alhasil suara ϔªπğ di keluarkn psti nembak nembak.
    Mohon info lnjutnya

    • Mengapa Knalpot Ninja 250 FI Suara Nembak
      JAwabanya sedikit ngawur, tetapi bisa di pertanggung jawabkan, maklum. Sebenernya untuk memperbaiki Suara nembak pada Ninja 250 injeksi gampang gampang susah, gampangnya agar knalpot tidak nembak perlu dilakukan penyetingan debit bahan bakar ke mesin. Nah untuk sistem bahan bakar injeksi penyetingan ini dapat dilakukan oleh piggyback, yang fungsinya memanipulasi ECU agar dapat debit bahan bakar yang disemprot sesuai dengan settingan yang dikehendaki. Tapi permasalahannya harga piggyback itu mahal Broooooo, harga Minimal 2,5 jt-an.

      NAH !!! Solusinya bagi yang kurang dana kaya saya, kita kasih sedikit solusinya bos, saya sarankan bawa ke bengkel resmi kawasaki, saya dapat kabar bahwa bengkel resmi kawasaki bisa melakukan setting untuk meminimalisasikan gejala menembak. Pertama setting ECU Motor anda, dan ini di lakukan menggunakan alat khusus di bengkel, dan pastinya anda harus ke bengkel, tetapi bagaimana bila tetap ga berhasil, kami akan sedikit share cara kedua, dengan ada bagian yang disumbat dengan busi di bagian cover silinder head dari sang ninja. Setau saya bagian tersebut sebenarnya lumrah untuk motor motor baru, kalo di Yamaha disebutnya AIS (Air Induction System), fungsinya adalah mensuplai udara tambahan ke lubang buang agar emisi yang dihasilkan lebih rendah. Niscaya hasil pembakaran yang belum sempurna dapat bereaksi dengan Oksigen (O2) sehinga semakin terbakar habis. Logis sih mengapa agak nembak-nembak. Ini karena klep ini masih berjalan sempurna. Memberikan efek afterburner. Demikian saran dari kami,untuk kekurangannya kami mohon maaf. Sekian saja terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s